Di kota, anak-anak bersekolah dari pagi sampai larut petang. Di desa, sekolah berlangsung 24 jam — k
SIDA Today 06 Februari 2017 08:56:04 WIB
Pendidikan moral dan akhlak lebih utama
Kerapkali kita melihat anak-anak di kota disibukkan dengan seabrek kegiatan. Mulai dari sekolah, les bahasa asing, kursus musik, sampai latihan renang dilakukan. Tak ada salahnya memang, karena orangtua ingin agar anak-anaknya bisa memiliki prestasi di berbagai bidang. Banyak anak pun akan belajar di sekolah dari pagi hingga siang, lalu dilanjutkan dengan kegiatan ekstra hingga larut petang.
Tapi di desa, pendidikan seorang anak berlangsung 24 jam. Mulai dari subuh hari kamu sudah harus bersih-bersih rumah. Jika punya kandang, kamu harus memastikan bahwa kandangmu sehat untuk binatang ternakmu. Mandi sebentar, lalu pergi ke sekolah. Jika pulang siang hari, wajib membantu ayah-ibu yang mungkin sedang sibuk di ladang atau pasar. Saat sore mengaji di surau hingga maghrib. Ini semua, bagi masyarakat desa, adalah “sekolah”. Pendidikan tak seharusnya terhenti di dalam kelas dan di atas kertas-kertas, tapi juga harus membuat anak mengerti tentang kehidupan itu sendiri.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Tim Inspektorat Daerah Gunungkidul Tinjau Lokasi Pembangunan Cor Jalan di Padukuhan Botolor
- Pelayanan Kalurahan Botodayaan Tutup Sementara Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026
- Bototlogo Tancap Gas, PBB Lunas Diserahkan ke Kalurahan
- Kamis Pon Botodayaan, Pamong Kenakan Gagrag Ngayogyakarta di Penanda Keistimewaan
- Dukuh Cabe Tuntaskan PBB, Bukti Komitmen Dukung Pembangunan
- Apel Integritas Botodayaan, Irda Tegaskan Bukan Momok, Tapi Mitra Pemerintah Kalurahan
- Jelang Purna Tugas, Dukuh Kenteng Tuntaskan Kewajiban PBB 2026
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
CHANNEL BOTODAYAAN
LURAH BOTODAYAAN
INFOGRAFIS 2025




















