Potret Kehidupan Petani Desa yang Tak Pernah Padam Meski Dihujani Waktu
SIDA Today 29 Januari 2026 08:54:34 WIB
Sejenak Menunggu Hujan Bersama Obor-obor Jagung
Botodayaan (SID) - Di bawah hujan yang belum kunjung reda, bara api kecil menyala setia di sudut ladang. Kayu-kayu kering disusun sederhana, namanya“obor-obor”, tungku darurat khas pedesaan. Di atasnya, jagung-jagung dibakar perlahan—menguning, menghitam di beberapa sisi, namun justru di situlah cita rasa dan maknanya lahir.
Pemandangan ini terekam di sebuah ladang milik Pak Suwardi Botolor, di tengah hamparan hijau tanaman yang basah oleh hujan. Asap tipis mengepul, menyatu dengan udara lembap. Api kecil itu bukan sekadar alat mengusir dingin, tetapi simbol keteguhan warga desa: bertahan, menunggu, dan tetap bekerja meski alam sedang tak bersahabat. Bagi warga pedesaan, bakar jagung sambil menunggu hujan reda bukanlah hal baru. Tradisi ini menjadi ruang jeda—tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga semangat. Di sela suara rintik hujan dan kayu terbakar, kehidupan desa berjalan dengan caranya sendiri: sederhana, sabar, dan penuh kebersamaan.
Suwardi Botolor, pemilik ladang, menuturkan bahwa obor-obor jagung adalah bagian dari denyut hidup petani.
“Kalau hujan begini, ya nunggu. Sambil bakar jagung, ngangetin badan, biar hati juga tetap hangat. Wong tani itu harus sabar, api kecil ini saksi perjuangan kami,” ujar Suwardi Botolor, Pemilik Ladang.
Menurutnya, Di tengah modernisasi dan perubahan zaman, tradisi sederhana seperti ini masih bertahan, obor-obor bukan sekadar api, tetapi penanda harapan. Selama bara masih menyala, selama jagung masih bisa dibakar, keyakinan bahwa hujan akan reda dan pekerjaan akan dilanjutkan tetap terjaga. Obor-obor jagung itu menyala, menjaga harapan, dan menghidupkan jiwa pedesaan.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Bototlogo Tancap Gas, PBB Lunas Diserahkan ke Kalurahan
- Kamis Pon Botodayaan, Pamong Kenakan Gagrag Ngayogyakarta di Penanda Keistimewaan
- Dukuh Cabe Tuntaskan PBB, Bukti Komitmen Dukung Pembangunan
- Apel Integritas Botodayaan, Irda Tegaskan Bukan Momok, Tapi Mitra Pemerintah Kalurahan
- Jelang Purna Tugas, Dukuh Kenteng Tuntaskan Kewajiban PBB 2026
- PPDB Botodayaan Lepas Purna Tugas Dua Dukuh, Dilepas dengan Penuh Haru
- Menjelang Berbuka, PPDB Botodayaan Gelar Pengajian: Perkuat Kerukunan dalam Keluarga dan Masyarakat
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
CHANNEL BOTODAYAAN
LURAH BOTODAYAAN
INFOGRAFIS 2025















