Genduri Munggah Kap, Doa dan Rasa Syukur Mengiringi Bangunan Baru

SIDA Today 29 Januari 2026 11:36:40 WIB

Genduri Munggah Kap, Guyub Rukune Wong Botolor

Botodayaan (SID) - Budaya sambatan lan genduri masih terus hidup di Padukuhan Botolor. Saat prosesi munggah kap (menaikkan rangka atap rumah), warga bergotong royong sejak pagi, lalu ditutup dengan genduri sebagai ungkapan rasa syukur. Usai pekerjaan rampung, warga duduk lesehan menikmati hidangan sederhana yang sarat makna kebersamaan. Kamis, 29/01/2026

Tumpeng genduri kemudian diikrarkan oleh Modin (yang mengikrarkan tumpeng) Padukuhan Botolor, Bp. Suwardi, dengan penuh khidmat.

“Genduri iki dudu mung tradisi, nanging wujud syukur lan donga. Mugi griya sing dipun bangun dados panggonan sing tentrem, aman, lan kebak berkah,” tutur Bp. Suwardi saat mengikrarkan tumpeng genduri.

Lewat genduri munggah kap, nilai guyub rukun, tepa slira, lan gotong royong terus dirawat oleh warga Botolor. Tradisi lawas, nanging roso kebersamaane tansah seger.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT

CHANNEL BOTODAYAAN

LURAH BOTODAYAAN

INFOGRAFIS 2025

PEMKAL BOTODAYAAN 2025

CAMPURSARI GUNUNGKIDUL

JADWAL SHOLAT INDONESIA

https://tafsirweb.com/jadwal-sholat

---------- TANGGAL ----------

Waktu di DI Yogyakarta:

- WAKTU INDONESIA BARAT -