Ketua KPK Dukung Pemda Terapkan E-Budgeting
SIDA Today 08 November 2017 11:14:31 WIB
Ketua KPK Agus Rahardjo pada acara Sarasehan Pemuda Desa di Sleman, Yogyakarta.
Yogyakarta (SID Botodayaan) - Ketua KPK Agus Rahardjo mendukung sepenuhnya keluarnya Keputusan Presiden yang menetapkan sistem e-budgeting diterapkan di daerah. Selain meningkatkan keterlibatan masyarakat, e-budgeting secara nasional juga akan mempengaruhi indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia di mata dunia.
“Keppres itu sangat baik dan KPK mendukung. E-budgeting akan memudahkan pengawasan, penggunaan, dan pengelolan keuangan daerah yang dialokasikan di APBD sehingga semakin efektif dan tepat sasaran,” kata Agus usai menjadi pembicara dalam sarasehan "Peran Pemuda untuk Desa" di Sleman, Jumat (27/10).
Penerapan e-budgeting di tingkat pemerintah daerah juga dinilai akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi penganggaran keuangan daerah oleh pemerintah dan DPR. Masyarakat bisa langsung mengakses dan mengkritik rencana pembangunan pemerintah. Dengan tingginya keterlibatan masyarakat, informasi soal anggaran daerah juga akan semakin transparan. Masyarakat dapat turut serta mengawasi keuangan daerah agar alokasinya tepat sasaran.
Selain itu, e-budgeting juga akan menghilangkan proses penunjukan langsung atas proyek pembangunan di daerah. Apalagi menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah, penunjukan untuk proyek daerah ini akan meningkat. “Dari e-budgeting semua proyek pembangunan akan ditetapkan melalui tender terbuka. Masyarakat yang sudah tahu besaran anggaran akan turut meminimalkan peluang korupsi,” lanjut Eko.
Ia yakin, jika penerapan e-budgeting berhasil di semua daerah maka pemborosan anggaran bisa ditekan sedini mungkin. Penyalahangunaan perizinan dan penegakan hukum yang selama ini menjadi momok bagi investor juga bisa dikendalikan. Hadirnya keterbukaan dan kemudahaan pengurusan izin ini akan meningkatkan IPK.
Saat ini IPK Indonesia di angka 37 dan ditargetkan pada 2019 akan menyamai Malaysia di angka 50. Skor ini diperoleh dari persepsi masyarakat atas risiko korupsi. Semakin tinggi skor artinya semakin rendah potensi korupsinya.
Sumber : GATRAnews
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Layanan Kalurahan Botodayaan Libur 1 Mei, Kembali Normal 4 Mei 2026
- Dari Warga untuk Warga, Sosialisasi Pamong Botodayaan Usung Prinsip Transparansi
- Tahapan Pembentukan Panitia Pengisian Dukuh
- Selamat Hari Kartini
- RAKOR SENINAN 06 April 2026
- APEL RUTIN SENIN PAGI 06 April 2026
- Curah Hujan Masih Tinggi, Petani Botodayaan Mulai Panen Kacang Tanah
Komentar Terkini
-
Agus subrata
Terimakasih Kepada YAYASAN RUMAH GEMBIRA JAKARTA ...baca selengkapnya
09 Januari 2026 18:16:20 WIB -
>alert(1)
>alert(1)...baca selengkapnya
05 Januari 2026 22:45:42 WIB -
Sri rahayu endang kumala sari
Mengapa kis saya mati...baca selengkapnya
05 Januari 2026 08:57:32 WIB -
PUTRI REHANA
...baca selengkapnya
01 Januari 2026 15:10:46 WIB -
A.FITRA RAMADHAN
Bisakah kita mengambil uangnya...baca selengkapnya
26 Desember 2025 04:01:51 WIB -
SUNIN
Pelayanan nya sangt baik dn ramh...baca selengkapnya
12 Oktober 2025 00:21:47 WIB -
Dodo.h
Mudah dan terpercaya...baca selengkapnya
19 September 2025 22:38:42 WIB -
YUNI
Cek Indonesia sehat...baca selengkapnya
16 September 2025 10:52:11 WIB -
SIDA Today
datang ke puskesmas setempat kak...baca selengkapnya
23 Desember 2024 16:53:43 WIB
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
CHANNEL BOTODAYAAN
LURAH BOTODAYAAN
INFOGRAFIS 2025
PEMKAL BOTODAYAAN 2025
CAMPURSARI GUNUNGKIDUL
---------- TANGGAL ----------
- WAKTU INDONESIA BARAT -
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |











