Padukuhan Cabe, Kalurahan Botodayaan, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki potensi alam yang unik dan bernilai tinggi berupa gugusan batu alam yang dikenal masyarakat dengan sebutan Watu Gajah, Watu Kodok, Watu Sapi, dan Batu Keren. Keberadaan batu-batu alam ini menjadi salah satu kekayaan alam dan kearifan lokal yang hingga kini masih terjaga secara alami.
Penamaan Watu Gajah, Watu Kodok, dan Watu Sapi berasal dari bentuk batuan yang menyerupai hewan-hewan tersebut. Secara visual, gugusan batu ini tampak mencolok di tengah bentang alam perbukitan dan ladang warga, sehingga mudah dikenali dan menjadi penanda alam bagi masyarakat setempat. Sementara itu, Batu Keren dikenal karena bentuknya yang unik dan menarik perhatian, serta sering menjadi lokasi singgah warga maupun pengunjung yang melintas.
Selain memiliki nilai estetika, keberadaan batu-batu alam tersebut juga menyimpan nilai sejarah dan cerita tutur yang berkembang di tengah masyarakat. Warga setempat meyakini bahwa gugusan watu ini telah ada sejak lama dan menjadi bagian dari lanskap budaya Padukuhan Cabe. Tidak jarang, lokasi ini juga dikaitkan dengan cerita rakyat dan kepercayaan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Pemerintah Kalurahan Botodayaan bersama masyarakat Padukuhan Cabe berupaya menjaga kelestarian Watu Gajah, Watu Kodok, Watu Sapi, dan Batu Keren agar tetap alami dan tidak rusak oleh aktivitas yang merusak lingkungan. Ke depan, potensi ini diharapkan dapat dikembangkan secara bijak sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya, tanpa menghilangkan nilai-nilai kearifan lokal yang melekat.
Dengan pengelolaan yang tepat dan partisipasi aktif masyarakat, gugusan watu di Padukuhan Cabe ini berpotensi menjadi daya tarik wisata lokal sekaligus sarana edukasi tentang kekayaan alam dan budaya Gunungkidul, khususnya di wilayah Kapanewon Rongkop.