Belajar Sukses dari Malang, Pengurus Bumkal Botodayaan Lakukan Pelatihan dan Studi Tiru
SIDA Today 11 Januari 2026 21:03:46 WIB
Belajar Kemandirian dari Malang, Pengurus Bumkal Botodayaan Lakukan Pelatihan dan Studi Tiru
Botodayaan (SID) - Dalam upaya memperkuat kapasitas dan profesionalisme pengelolaan Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal), pengurus Bumkal bersama pamong Kalurahan Botodayaan melaksanakan pelatihan dan studi tiru ke Pondok Pesantren Arrohman, Malang, serta BUMDes Desa Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung dari praktik-praktik sukses pengelolaan usaha berbasis desa dan pesantren.
Kunjungan ke Pondok Pesantren Arrohman memberikan pengalaman berharga bagi rombongan. Selain mempelajari pengelolaan unit usaha pesantren yang mandiri dan berkelanjutan, kegiatan ini terasa semakin bermakna karena Lurah Botodayaan berkesempatan bertemu dengan salah satu mantan murid beliau saat masih menempuh pendidikan SMA. Murid tersebut kini turut berperan aktif dalam mengelola Pondok Pesantren Arrohman, menjadi bukti nyata bahwa pendidikan dan pengabdian dapat berlanjut hingga memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Lurah Botodayaan dalam keterangannya menyampaikan rasa bangga sekaligus harapan besar dari kegiatan ini.
“Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya, karena bisa bertemu kembali dengan murid saya waktu SMA yang sekarang ikut mengelola pondok pesantren ini. Kami belajar bahwa kemandirian ekonomi bisa tumbuh dari nilai disiplin, kejujuran, dan kerja bersama. Hal-hal inilah yang ingin kami bawa dan terapkan di Botodayaan,” ujar Lurah Botodayaan.
Rombongan kemudian melanjutkan studi tiru ke BUMDes Desa Pujon, yang dikenal sebagai salah satu BUMDes terbaik di Jawa Timur. Di sana, pengurus Bumkal Botodayaan berdialog langsung mengenai strategi pengembangan unit usaha, manajemen profesional, inovasi pelayanan, serta pola kemitraan yang mampu meningkatkan pendapatan desa secara berkelanjutan.
Melalui pelatihan dan studi tiru ini, diharapkan pengurus Bumkal dan pamong Kalurahan Botodayaan dapat mengadaptasi berbagai praktik baik yang sesuai dengan potensi lokal desa. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong Bumkal Botodayaan agar semakin kuat, mandiri, dan berdaya saing sebagai penggerak utama ekonomi kalurahan.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Inspektorat Daerah Gunungkidul Adakan Pemeriksaan Reguler Dana Desa Th 2025 di Kalurahan Botodayaan
- BUPATI GUNUNGKIDUL SAFARI RAMADHAN KE MASJID AL MUJAHIDIN MOJING
- Bukan Formalitas Dukuh Bototlogo Bersama Pemuda DAMAI Kawal Bantuan Sosial Hingga Pintu Rumah Warga
- Destinasi edukasi geologi dan wisata minat khusus berbasis alam
- Karang Taruna Gelar Latihan Tari Lokanawasena Gratis di SDN Yuyang
- Survei IKM 2026, Warga Botodayaan Diajak Nilai Pelayanan Kalurahan
- Layanan Pijat Tuna Netra “Ngudi Waras” Hadir di Padukuhan Cabe
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
CHANNEL BOTODAYAAN
LURAH BOTODAYAAN
INFOGRAFIS 2025
















