Tanpa Mesin, Tanpa Ribet: Pak Sukiran Tetap Setia Panen Cara Ndeso
SIDA Today 29 Januari 2026 15:17:34 WIB
Terlihat pak Wagino (Complong) memukulkan padi Padi di Atas Papan
Botodayaan (SID) - Di bawah terik matahari siang, di tengah hamparan ladang, sosok Pak Sukiran bersama pekerja yang membantu tampak tekun memanen padi miliknya. Tanpa mesin, tanpa suara bising, panen dilakukan dengan cara lama yang sudah diwarisi sejak dulu merontokkan padi menggunakan papan kayu, lalu padi disabetke satu per satu. Kamis, 29/01/2026
Di atas terpal sederhana, batang-batang padi dipukulkan ke papan hingga gabah rontok dan berjatuhan. Di sampingnya, jerami menggunung, menjadi saksi kerja keras tangan-tangan petani desa yang masih setia pada cara tradisional. Meski terlihat sederhana, cara ini masih dipilih Pak Sukiran karena dinilai lebih irit dan sesuai dengan kondisi lahan. Baginya, panen bukan soal cepat atau lambat, tapi soal rasa cukup dan syukur.
“Niki cara lawas, Mas. Saking biyen nggih ngene. Sanajan alon, nanging ora ngeluarne biaya. Sing penting pari iso mlebu mbagor lan cukup kanggo kulawarga,” tutur Pak Sukiran, yang di bantu Paka Wagino (Complong) sambil terus merontokkan padi.
Menurutnya, metode sederhana ini juga menjadi pengingat bahwa bertani bukan sekadar hasil, tetapi juga tentang menjaga kebiasaan dan kearifan desa. Selama tenaga masih ada, cara lama akan tetap dijalani.
Panen padi kali ini menjadi gambaran nyata bahwa di tengah modernisasi, desa masih punya caranya sendiri untuk bertahan—pelan, sederhana, namun penuh makna.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Bototlogo Tancap Gas, PBB Lunas Diserahkan ke Kalurahan
- Kamis Pon Botodayaan, Pamong Kenakan Gagrag Ngayogyakarta di Penanda Keistimewaan
- Dukuh Cabe Tuntaskan PBB, Bukti Komitmen Dukung Pembangunan
- Apel Integritas Botodayaan, Irda Tegaskan Bukan Momok, Tapi Mitra Pemerintah Kalurahan
- Jelang Purna Tugas, Dukuh Kenteng Tuntaskan Kewajiban PBB 2026
- PPDB Botodayaan Lepas Purna Tugas Dua Dukuh, Dilepas dengan Penuh Haru
- Menjelang Berbuka, PPDB Botodayaan Gelar Pengajian: Perkuat Kerukunan dalam Keluarga dan Masyarakat
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
CHANNEL BOTODAYAAN
LURAH BOTODAYAAN
INFOGRAFIS 2025

















