Panas Menyengat Tak Hentikan Petani Memanen Padi

SIDA Today 03 Februari 2026 12:07:09 WIB

Terik matahari yang menyengat tak menyurutkan langkah para petani

Botodayaan (SID) - Terik matahari yang menyengat tak menyurutkan langkah para petani. Di tengah cuaca panas yang membakar kulit, mereka tetap bertahan di sawah, memanen padi dengan keteguhan yang diwariskan turun-temurun. Bagi petani desa, panas bukanlah penghalang, melainkan bagian dari laku hidup yang harus dijalani demi keberlangsungan pangan.

Dengan sabit di tangan dan keringat mengalir, Suwardi, salah satu petani pemanen padi asal Botolor, terus bekerja menuntaskan panen. Ketahanan dan kesabaran menjadi kekuatan utama yang menjaga semangat para petani tetap menyala, meski alam sedang tidak bersahabat.

“Panas niki namung cuaca, dèrèng saged ngalahaké tekad. Petani niku kudu kuwat, merga saking mriki panguripan dipun wiwiti, ”
— Suwardi, petani pemanen padi Botolor, "ha niki kulo kirim Wedang pun ping Pindho", tambahnya.

Keteguhan petani Botolor menjadi bukti bahwa di balik setiap bulir padi yang sampai ke meja makan, tersimpan perjuangan panjang dan ketahanan jiwa yang tak lekang oleh zaman.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT

CHANNEL BOTODAYAAN

LURAH BOTODAYAAN

INFOGRAFIS 2025

PEMKAL BOTODAYAAN 2025

CAMPURSARI GUNUNGKIDUL

JADWAL SHOLAT INDONESIA

https://tafsirweb.com/jadwal-sholat

---------- TANGGAL ----------

Waktu di DI Yogyakarta:

- WAKTU INDONESIA BARAT -